Klinik Mata Jakarta – Mata, sebagai salah satu organ terpenting, mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari kita. Sayangnya, masalah penglihatan semakin umum terjadi seiring perubahan gaya hidup modern yang mengharuskan kita terus-menerus menatap layar. Miopia, yang juga dikenal sebagai minus mata, merupakan salah satu kelainan refraksi paling umum yang dialami masyarakat di Indonesia dan di seluruh dunia. Pasien dengan kondisi ini memiliki penglihatan dekat yang normal, namun kesulitan melihat objek yang jauh dengan jelas.
Gejala Rabun Jauh pada Orang Dewasa
Gejala rabun jauh mungkin muncul secara bertahap pada orang dewasa. Banyak orang dewasa yang mengira bahwa kelelahan akibat pekerjaan adalah satu-satunya penyebab gangguan penglihatan mereka. Namun, ada beberapa tanda khas yang perlu Anda waspadai:
Penglihatan Kabur Saat Melihat Benda Jauh
Ini adalah gejala utama yang paling mudah dikenali. Anda mungkin kesulitan mengenali wajah teman di seberang jalan, membaca rambu lalu lintas, atau mengenali nomor pada bus yang mendekat. Benda-benda jauh akan tampak memiliki tepi yang kabur, kurang jelas, dan tidak fokus.
Sakit Kepala Kronis
Sakit kepala merupakan efek jangka panjang dari kelelahan mata yang tidak ditangani. Sakit kepala yang terkait dengan rabun jauh biasanya terasa di belakang mata, di dahi, atau di bagian depan kepala. Setelah seharian mata harus bekerja keras tanpa bantuan kacamata korektif, rasa sakit ini biasanya semakin parah pada sore atau malam hari.
Penglihatan Malam yang Menurun
Miopia malam adalah kondisi yang dialami banyak penderita miopia. Pada malam hari atau dalam kondisi cahaya redup, penglihatan mereka menurun secara signifikan. Hal ini sangat berisiko saat mengemudi karena mereka dapat kesulitan melihat rambu lalu lintas dan silau parah akibat sorotan lampu depan kendaraan lain.
Gejala Miopia pada Anak-Anak
Anak-anak seringkali tidak menyadari bahwa penglihatan mereka terganggu karena mereka menganggap persepsi mereka terhadap dunia sudah normal, berbeda dengan orang dewasa yang mungkin mengeluhkan penglihatan kabur. Guru dan orang tua perlu lebih waspada terhadap perubahan perilaku pada anak-anak mereka.
Baca Juga: Jangan Anggap Sepele, Kornea Kabur Bisa Menjadi Awal Gangguan Penglihatan Permanen
Gejala minus mata pada anak-anak adalah sebagai berikut:
Membaca buku atau menonton TV dari jarak yang terlalu dekat
Jika Anda mengamati anak-anak yang terus-menerus duduk sangat dekat dengan layar TV atau memegang buku, tablet, atau ponsel tepat di depan wajah mereka, itu merupakan tanda jelas bahwa anak tersebut berusaha mengimbangi ketidakmampuannya melihat objek dari jarak normal.
Sering menggosok mata dan berkedip berlebihan
Anak-anak yang berusaha keras untuk berkonsentrasi sering kali menggosok mata mereka. Selain itu, sebagai reaksi terhadap ketegangan otot mata atau iritasi pada permukaan mata, mereka mungkin berkedip lebih sering daripada biasanya.
Kesulitan di Sekolah
Prestasi akademik seringkali menurun pada anak-anak yang menderita rabun jauh yang tidak diobati. Mereka bisa menjadi tidak tertarik membaca, membuat kesalahan saat menyalin catatan dari papan tulis, atau mengeluh sakit kepala setelah pulang sekolah. Ketika seorang anak terus-menerus menyipitkan mata saat melihat ke arah depan kelas, guru seringkali menjadi orang pertama yang menyadarinya.
Kurangnya minat pada kegiatan luar ruangan
Koordinasi mata-tangan pada jarak jauh dapat terpengaruh oleh miopia. Karena mereka kesulitan mengikuti lintasan bola, anak-anak mungkin menghindari olahraga seperti bola basket, bulu tangkis, atau sepak bola, dan sebaliknya lebih menyukai kegiatan yang membutuhkan penglihatan jarak dekat.
aApakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami minus mata atau rabun jauh.
VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.
VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.



