Jangan Terburu-Buru LASIK! Ini Kondisi yang Membuat Anda Belum Layak Menjalani Operasi

Klinik Mata Jakarta – Tidak semua orang cocok menjalani operasi LASIK. Bagi sebagian orang, LASIK mungkin bukan pilihan terbaik untuk koreksi penglihatan karena berbagai alasan. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai siapa saja yang tidak disarankan menjalani LASIK: mereka yang berusia di bawah delapan belas tahun. Efek LASIK bersifat jangka panjang. Namun, kondisi mata seseorang dapat […]

Klinik Mata Jakarta – Tidak semua orang cocok menjalani operasi LASIK. Bagi sebagian orang, LASIK mungkin bukan pilihan terbaik untuk koreksi penglihatan karena berbagai alasan. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai siapa saja yang tidak disarankan menjalani LASIK: mereka yang berusia di bawah delapan belas tahun. Efek LASIK bersifat jangka panjang. Namun, kondisi mata seseorang dapat berubah seiring berjalannya waktu. LASIK tidak disarankan bagi siapa pun yang berusia di bawah delapan belas tahun karena perubahan penglihatan yang signifikan dapat terjadi selama masa remaja. mereka yang sedang menyusui atau hamil.

Penglihatan dan resep koreksi penglihatan seorang wanita dapat bervariasi akibat perubahan hormonal selama kehamilan dan masa menyusui. Setelah menyapih, ibu yang berencana menjalani LASIK disarankan menunggu setidaknya tiga hingga enam bulan agar resep kacamata mereka stabil.

Orang yang berumur kurang dari delapan belas tahun

Efek LASIK bersifat jangka panjang. Namun, kondisi mata seseorang dapat berubah seiring berjalannya waktu. LASIK tidak disarankan bagi siapa pun yang berusia di bawah delapan belas tahun karena perubahan penglihatan yang signifikan yang dapat terjadi selama masa remaja.

Orang yang sedang menyusui atau hamil

Penglihatan dan resep koreksi penglihatan seorang wanita dapat berubah akibat perubahan hormonal selama kehamilan dan masa menyusui. Setelah menyapih, ibu yang berencana menjalani LASIK disarankan menunggu setidaknya tiga hingga enam bulan agar resepnya stabil.

Orang yang menggunakan obat resep tertentu

Hasil LASIK dapat terpengaruh oleh beberapa obat resep. Steroid tertentu, misalnya, dapat memperlambat penyembuhan dan mengurangi hasil optimal. Mata kering yang parah akibat obat jerawat dapat meningkatkan risiko terjadinya bekas luka pada kornea selama prosedur LASIK.

Orang dengan penglihatan yang tidak stabil

Anda tidak akan dianggap sebagai kandidat yang cocok untuk operasi LASIKjika resep kacamata Anda tidak stabil. Ada beberapa alasan mengapa resep kacamata dapat berubah. Resep kacamata Anda mungkin berubah seiring waktu akibat penggunaan lensa kontak, fluktuasi kadar gula darah akibat diabetes, dan perubahan alami akibat penuaan.

Baca Juga: Kacamata Minus vs Mitos Populer: Mana yang Benar Secara Medis?

Orang dengan kesehatan umum yang buruk

Kemampuan tubuh Anda untuk pulih setelah operasi dapat terpengaruh oleh gangguan medis tertentu. Penderita penyakit autoimun tidak cocok untuk menjalani LASIK. Sindrom mata kering merupakan akibat dari berbagai penyakit autoimun. Mata kering meningkatkan risiko infeksi pasca-LASIK dan mungkin tidak sembuh secara efektif. Hasil LASIK sering kali dipengaruhi oleh penyakit lain seperti diabetes, artritis reumatoid, lupus, glaukoma, atau katarak.

Orang dengan sindrom mata kering. Rasa tidak nyaman yang signifikan pasca-LASIK dan potensi perburukan gejala mata kering lebih mungkin terjadi pada orang dengan mata kering. Selain itu, mata kering dapat menghambat proses penyembuhan. Banyak terapi yang dapat membantu sebagian orang mengatasi masalah mata kering mereka. Sebelum operasi mata LASIK, pasien mungkin diresepkan obat-obatan tertentu untuk mata kering. Oklusi punctum adalah salah satu pengobatan yang dapat digunakan untuk mengatasi mata kering dan mengurangi gejala yang tidak diinginkan.

Orang dengan harapan yang tidak realistis. LASIK mungkin bukan pilihan yang tepat bagi Anda jika Anda mengharapkan hasil yang sempurna. Setelah operasi, setiap pasien pulih dengan cara yang berbeda-beda. Selalu ada kemungkinan Anda masih memerlukan lensa korektif atau kacamata baca setidaknya untuk aktivitas tertentu setelah LASIK.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.