Klinik Mata Jakarta – Penglihatan yang tampak buram, tidak jelas, atau sulit difokuskan dikenal sebagai penglihatan buram. Gangguan refraksi seperti rabun jauh atau astigmatisme, infeksi, mata kering, katarak, glaukoma, dan penyakit retina dapat menyebabkan mata buram. Anda sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter mata jika penglihatan buram muncul secara tiba-tiba dan disertai kilatan cahaya, beberapa bintik gelap yang melayang, atau bayangan yang menyerupai tirai.
Apa Penyebab Penglihatan Kabur?
Anda perlu mengetahui tujuh penyebab penglihatan buram berikut ini.
- Astigmatisme, rabun jauh, atau rabun dekat
- Salah satu penyebab utama masalah penglihatan adalah kelainan refraksi. Rabun dekat (miopia), rabun jauh (hiperopia), astigmatisme, dan presbiopia adalah contoh kelainan refraksi.
Miopia biasanya menyebabkan objek yang jauh tampak buram. Di sisi lain, astigmatisme dapat menyebabkan penglihatan yang terdistorsi atau buram. Pemeriksaan refraksi dapat membantu menentukan koreksi penglihatan yang tepat.
Infeksi
Penglihatan buram dapat disebabkan oleh infeksi mata, termasuk konjungtivitis, keratitis, dan infeksi pada bagian mata lainnya. Peradangan akibat infeksi dapat mengganggu kejernihan permukaan mata, sehingga menyulitkan pemfokusan cahaya yang masuk. Gejala umum infeksi mata meliputi kemerahan, nyeri, mata berair, keluarnya cairan dari mata, sensitivitas terhadap cahaya, dan perasaan seolah-olah ada benda asing di dalam mata.
Mata Kering
Penelitian mengenai gangguan penglihatan yang terkait dengan mata kering menunjukkan bahwa gejalanya dapat mencakup mata buram, perubahan kualitas penglihatan setelah berkedip, silau, dan mata berair. Ketidakstabilan lapisan air mata dapat mempengaruhi kualitas penglihatan.
Katarak
Katarak dapat menyebabkan penglihatan buram, seperti melihat melalui kaca yang berkabut. Ketika lensa alami mata menjadi keruh, katarak pun berkembang. Penglihatan buram, sensitivitas silau yang meningkat, kesulitan melihat di malam hari, lingkaran cahaya di sekitar sumber cahaya, dan warna yang kurang cerah merupakan beberapa gejalanya. Untuk mengetahui apakah katarak merupakan penyebab penglihatan buram, diperlukan pemeriksaan mata.
Glaukoma
Kelompok gangguan mata yang dikenal sebagai glaukoma merusak saraf optik. Beberapa bentuk glaukoma dapat berkembang secara perlahan dan tidak menunjukkan gejala. Pasien mungkin mengalami sakit kepala, mual, muntah, mata merah, melihat lingkaran cahaya, penglihatan buram, dan nyeri mata yang parah dalam situasi akut tertentu. Gejala-gejala ini perlu dievaluasi oleh dokter sesegera mungkin.
Baca Juga: Jangan Asal Pilih! Begini Cara Menentukan Kacamata yang Tepat untuk Mata Anda
Gangguan Retina
Jaringan peka cahaya di bagian belakang mata yang sangat penting bagi penglihatan disebut retina. Selain penglihatan buram, penyakit retina dapat menyebabkan kilatan cahaya, bintik gelap, bintik gelap yang mengapung (juga dikenal sebagai floater), atau perasaan seolah-olah ada tirai yang menghalangi pandangan.
Pemeriksaan harus segera dilakukan jika tiba-tiba muncul beberapa floater baru, kilatan cahaya, atau bayangan seperti tirai, karena hal ini bisa menjadi tanda robekan atau ablasi retina. Retinopati diabetik, atau kerusakan pembuluh darah retina yang disebabkan oleh diabetes, adalah salah satu kondisi retina yang perlu diwaspadai. Pasien mungkin tidak mengalami gejala apapun pada tahap awal.
Penglihatan buram, floaters, area gelap di bidang penglihatan, dan bahkan penurunan ketajaman penglihatan dapat menjadi gejala seiring memburuknya kondisi. Sesuai anjuran dokter, pasien diabetes disarankan untuk menjalani pemeriksaan mata.
Mengapa Penglihatan Saya Masih Kabur Meskipun Sudah Memakai Kacamata?
Kacamata yang diresepkan secara tidak tepat biasanya bukanlah penyebab penglihatan buram. Kelainan refraksi, yang dapat diperbaiki dengan kacamata, sebenarnya merupakan sumber dari beberapa kasus penglihatan buram. Bahkan dengan kacamata, penglihatan mungkin masih buram akibat infeksi, mata kering, katarak, gangguan kornea, glaukoma, dan masalah retina. Oleh karena itu, mengganti kacamata secara berkala mungkin bukanlah solusinya.
Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami mata minus atau rabun jauh.
VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.
VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.



