Rabun Jauh Tidak Datang Tiba-Tiba, Kenali Penyebab Miopia dan Cara Mencegahnya

Klinik Mata Bekasi – Seseorang yang menderita minus mata, yang sering disebut miopia, mengalami kesulitan melihat benda-benda yang jauh. Benda-benda yang dekat terlihat jelas bagi penderita rabun jauh, sedangkan benda-benda yang jauh tampak kabur. Gejala yang paling umum adalah mata sering lelah, sakit kepala, dan kesulitan melihat dengan jelas saat mengemudi, terutama pada malam hari. […]

Klinik Mata Bekasi – Seseorang yang menderita minus mata, yang sering disebut miopia, mengalami kesulitan melihat benda-benda yang jauh. Benda-benda yang dekat terlihat jelas bagi penderita rabun jauh, sedangkan benda-benda yang jauh tampak kabur. Gejala yang paling umum adalah mata sering lelah, sakit kepala, dan kesulitan melihat dengan jelas saat mengemudi, terutama pada malam hari. Berbagai faktor, termasuk faktor genetik dan gaya hidup seperti menatap layar dari jarak dekat dalam waktu lama atau kurangnya aktivitas di luar ruangan, dapat berkontribusi terhadap terjadinya rabun jauh. Anak-anak dan remaja paling sering terkena gangguan ini, terutama selama masa pertumbuhan dan peningkatan aktivitas akademis.

Miopia atau rabun jauh, umumnya disebabkan oleh faktor lingkungan dan genetik. Anak-anak lebih berisiko mengalami miopia jika salah satu atau kedua orang tuanya menderita kondisi ini.

Cara Mencegah Miopia

Secara umum, miopia sulit diobati secara alami, terutama jika kondisinya sudah cukup parah. Meskipun demikian, miopia dapat dicegah atau perkembangannya diperlambat dengan berbagai cara sejak usia dini. Miopia dapat dicegah atau perkembangannya diperlambat dengan cara-cara berikut:

Dorong anak-anak untuk membatasi waktu layar dan menghabiskan lebih banyak waktu di luar ruangan

Menurut penelitian terbaru, anak-anak yang lebih sering bermain di luar ruangan cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami miopia. Dopamin, yang mencegah bola mata tumbuh terlalu panjang dan merupakan penyebab utama miopia, diproduksi di retina melalui paparan sinar matahari alami. Menurut beberapa penelitian, anak-anak sebaiknya menghabiskan dua hingga tiga jam di luar ruangan setiap hari. Bermain di taman, berolahraga, atau sekadar berjalan-jalan dapat memberikan dampak positif yang besar bagi kesehatan mata mereka.

Saat menatap layar, patuhi Aturan 20-20-20

Gunakan Aturan 20-20-20 untuk mengurangi kelelahan mata akibat penggunaan layar atau membaca dalam waktu lama. Setelah fokus pada objek dekat selama 20 menit (seperti membaca atau menggunakan perangkat), alihkan pandangan ke objek yang berjarak lebih dari 6 meter dan pertahankan pandangan tersebut selama 20 detik. Kebiasaan sederhana ini membantu mata Anda rileks dan mengurangi kelelahan yang timbul akibat terus-menerus menatap objek dekat.

Jaga pencahayaan dan jarak pandang yang tepat

Saat Anda membaca atau menatap layar dari jarak terlalu dekat, otot mata harus bekerja lebih keras, yang dapat dengan cepat membuatnya lelah. Disarankan untuk menjaga jarak pandang sekitar 50–70 cm dari layar komputer, serta menjaga jarak smartphone, buku, atau bahan bacaan Anda sekitar 35–40 cm dari mata. Untuk menghindari kelelahan mata, pastikan pencahayaan cukup dan tidak terlalu menyilaukan. Di ruang yang cukup terang, Anda dapat membaca atau belajar.

Baca Juga: Jangan Anggap Sepele! Staphyloma Bisa Menjadi Penyebab Gangguan Penglihatan Permanen

Lakukan pemeriksaan mata secara rutin

Pemeriksaan mata rutin sangat penting untuk memastikan mata Anda tetap sehat dan mendeteksi tanda-tanda rabun jauh sejak dini. Diagnosis dini memungkinkan dokter mata untuk mengobati minus mata dengan cepat dan mencegahnya memburuk. Disarankan agar anak-anak menjalani pemeriksaan mata setidaknya sekali setahun. Dokter biasanya akan merekomendasikan kacamata atau lensa kontak yang tepat jika miopia sudah terjadi. Suplemen, obat-obatan, atau vitamin tidak dapat mengobati miopia pada anak-anak.

Alat bantu penglihatan ini mengurangi kelelahan mata, meningkatkan kejernihan penglihatan, dan mencegah perilaku berbahaya seperti menyipitkan mata yang dapat memperparah kondisi tersebut. Hal ini sangat penting terutama bagi orang yang sering melakukan aktivitas yang memerlukan penglihatan jarak jauh, seperti olahraga, aktivitas di luar ruangan, dan melihat papan tulis.

Apakah Anda dan keluarga membutuhkan layanan kesehatan mata? Segera kunjungi Vio Optical Clinic. VIO Optical Clinic adalah Eyecare yang profesional dan juga terpercaya yang selalu ada untuk membantu Anda dan keluarga meningkatkan kualitas penglihatan menjadi lebih baik melalui layanan Vision Therapy, salah satunya adalah terapi Ortho K (Orthokeratology) untuk terapi pengobatan dan mengurangi tingkat minus seseorang yang mengalami minus mata atau rabun jauh.

VIO Optical Clinic sudah didirikan sejak tahun 2013 terletak di Harapan Indah dan Grand Galaxy City – Bekasi dan berada di bawah naungan Dokter Optometri lulusan Cebu Doctor University Phillipine yang berpengalaman. Selain itu, juga mendapatkan sertifikasi oleh Fellow American Academy of Optometry (FAAO) serta memiliki spesialisasi di bidang Vision Therapy (Terapi Penglihatan) yang memiliki kualitas skala internasional. Tidak hanya Dokter Optometri, VIO Optical Clinic juga bekerja sama dengan para Dokter Spesialis Mata yang juga siap membantu Anda dan keluarga untuk menangani berbagai permasalahan pada mata.

VIO Optical Clinic juga memberikan layanan pemeriksaan kesehatan mata secara menyeluruh dengan peralatan medis canggih yang lengkap. Jadi, percayakan kesehatan mata Anda dan/ keluarga bersama layanan kesehatan mata dari Vio Optical Clinic. Dan jangan lupa kunjungi juga channel kami VIO OPTICAL Clinic untuk melihat lebih dekat profesionalitas kami dalam perawatan kesehatan mata keluarga Indonesia.